Analisis Kata Zawj dalam al-Qur'an
Kata zawj terdapat di dalam al-Qur‟an dengan 21 bentuk derivasi yang terkandung dalam 72 ayat dari 43 surat dan disebutkan dalam 81 kali dalam al-Qur‟an. Makna dasar kata zawj adalah sesuatu yang bukan tunggal atau sesuatu yang memiliki pasangan dan memikili padanan.
Makna relasional singtamatik kata zawj dalam al-Qur‟an ditemukan ditemukan enam makna, yaitu suami, istri, pasangan, hewan, tumbuhan, dan golongan. Makna relasional paradigmatik kata zawj dalam ranah sinonimitas ditemukan lima kata yang semakna atau berdekatan makna dengan kata zawj, yaitu al-ba’l, al-rijāl, al-mar’ah, al-nisā’, dan qarīn.
Sementara makna relasional paradigmatik kata zauj dalam ranah antonimitas ditemukan dua makna, yaitu al-fardu dan al-watru.
Makna kata zawj pada masa pra-Qur‟anik adalah tipe permadani yang direpresentasikan pada wanita zaman jahili yang berfungsi untuk melindungi sengatan matahari.
Kata zawj pada masa Qur‟anik terbagi menjadi dua. Periode Mekkah menggambarkan tentang terhadap tanda kebesaran Allah dan kenikmatan yang akan di dapat apabila seseorang bersedia mengikuti sejalan dengan Islam.
Pada periode Madinah kata zawj lebih mengarah kepada hukum-hukum dalam keberpasangan dalam interaksi sosial seperti hukum tentang pembagian warisan. Pada periode pasca-Qur‟anik makna kata zawj terbagi menjadi tiga periode. Pada periode klasik, kata zawj lebih menitikberatkan pada makna (penciptaan) istri (Hawa) yang berasal dari tulang rusuk nabi Adam.
Pada periode pertengahan terdapat sedikit pergeseran makna, terciptanya pasangan atau manusia jenis laki-laki dan perempuan berasal dari Adam dan Hawa yang saling berkaitan satu sama lain. Sementara makna kata zawj padan periode modern lebih berkembang menjadi disiplin ilmu baru yaitu ilmu kesetaraan gender antara laki-laki dalam perempuan.
Perempuan dan laki-laki (pasangan) merupakan komponen atau ciptaan yang sama sehingga bisa terjadi keberlangsungan hidup yang harmonis yaitu keberpasangan dalam bentuk pernikahan. ketiga periode ini menghasilkan makna sinkronik kata zawj yang tetap melekat yakni pasangan.

Posting Komentar untuk "Analisis Kata Zawj dalam al-Qur'an"